Rivaldo Pakpahan kembali menjadi sorotan setelah tampil impresif bersama Borneo FC di BRI Super League 2025/2026. konsistennya di lini tengah membuat pelatih asal Brasil, , angkat suara soal potensi pemanggilan sang gelandang ke tim nasional Indonesia. Lefundes bahkan menyebut Rivaldo sebagai salah satu pemain lokal terbaik yang patut masuk skuad Garuda.

Dalam pertandingan melawan Persija Jakarta yang berakhir imbang 2-2, Rivaldo menunjukkan kualitasnya sebagai gelandang bertahan yang solid. Ia tidak hanya mengatur ritme permainan, tapi juga menjadi penghubung antara pertahanan dan serangan. Kepastian regulasi U-23 di liga saat ini justru membuat perannya semakin menonjol karena ia terbukti layak berada di starting XI bukan karena usia, melainkan kemampuan.

Penilaian Fabio Lefundes terhadap Rivaldo Pakpahan

Pelatih Borneo FC ini tidak tanggung-tanggung memberikan apresiasi kepada Rivaldo. Ia menyebut bahwa gelandang berusia 23 tahun itu adalah kunci dari keseimbangan permainan timnya. Bahkan dalam sesi tanya jawab dengan , Lefundes secara terbuka menyatakan bahwa ia tidak ragu memasukkan Rivaldo ke dalam timnas jika dirinya yang menjadi pelatih.

“Kalau saya pelatihnya, dia pasti main di tim saya. Saya tanya balik ke kalian, beri tahu saya satu gelandang bertahan lokal yang lebih bagus dari dia,” ujar Lefundes, menunjukkan keyakinan penuh terhadap pemain asal Medan tersebut.

Baca Juga:  Danone Indonesia Dorong Pemulihan Akses Air Bersih dan Fasilitas Kesehatan di 36 Titik Aceh-Sumut!

1. Konsistensi dalam Bermain

Rivaldo telah tampil dalam 16 dari 23 pertandingan Borneo FC musim ini. Ia selalu menjadi starter utama dan jarang digantikan. Konsistensinya ini menjadi bukti bahwa ia bukan hanya andalan, tapi juga pemain yang bisa diandalkan dalam berbagai kondisi pertandingan.

2. Kemampuan Membaca Permainan

Salah satu kekuatan Rivaldo adalah kemampuannya membaca situasi di lapangan. Ia mampu menghentikan serangan lawan sebelum berkembang dan memulai serangan balik dengan cepat. Hal ini membuatnya menjadi sosok penting dalam sistem bertahan Borneo FC.

3. Meningkatkan Performa Rekan Setim

Lefundes menyebut Rivaldo sebagai pemain yang bisa meningkatkan performa rekan-rekannya di lapangan. Ia menjadi penghubung antara lini belakang dan depan, serta memberikan keleluasaan kepada pemain seperti Mohammad Anez, Juan Villa, dan Kei Hirose untuk berkreasi.

Potensi Rivaldo di Timnas Indonesia

Rivaldo Pakpahan sudah pernah membela timnas senior Indonesia. Debutnya terjadi pada 15 Desember 2024 dalam laga melawan Vietnam. Meski hanya bermain sebentar, penampilannya cukup mencolok dan menunjukkan bahwa ia punya potensi untuk berkembang di level internasional.

1. Pengalaman di Klub Top

Performa Rivaldo di Borneo FC saat ini menunjukkan bahwa ia mampu bersaing di liga terbaik Indonesia. Ia tidak hanya menjadi starter, tapi juga salah satu pemain paling konsisten musim ini. Ini menjadi modal penting jika ia dipanggil ke timnas.

2. Kemampuan Fisik dan Mental

Usia muda Rivaldo tidak menyurutkan kemampuannya untuk bersaing dengan pemain senior. Ia menunjukkan mental baja dan kemampuan fisik yang baik, dua hal penting dalam menghadapi tekanan pertandingan internasional.

3. Cocok dengan Sistem Permainan Timnas

Dengan gaya bermain yang tenang namun efektif, Rivaldo diyakini bisa menyesuaikan diri dengan sistem permainan timnas Indonesia. Ia tidak membutuhkan banyak ruang untuk bermain, tapi mampu memberikan kontribusi besar dalam hal bola dan penjagaan area.

Baca Juga:  Skill Apa Saja yang Paling Dibutuhkan Kaum Marginal? Riset British Council Ungkap Fakta Mengejutkan!

Jadwal FIFA Series 2026 dan Peluang Rivaldo

Timnas Indonesia dijadwalkan tampil dalam FIFA Series 2026 yang akan digelar akhir . Turnamen ini menjadi penting bagi skuad Garuda untuk menunjukkan progres di bawah asuhan John Herdman. Dengan adanya pemain muda berkualitas seperti Rivaldo, pelatih bisa memiliki lebih banyak pilihan dalam menyusun strategi.

Event Tanggal Lokasi
FIFA Series 2026 Akhir Maret 2026 Jakarta, Indonesia
Debut Rivaldo di Timnas 15 Desember 2024 Vietnam

Perbandingan Performa Rivaldo dengan Gelandang Bertahan Lain

Untuk melihat apakah Rivaldo memang pantas masuk timnas, tidak ada salahnya membandingkan statistik dan performa dengan gelandang bertahan lain di liga. Dari data musim ini, Rivaldu unggul dalam beberapa aspek penting.

Nama Pemain Pertandingan Keberhasilan Tackle (%) Passing Accuracy (%)
Rivaldo Pakpahan 16 78% 89%
M. Hargianto (Persib) 14 72% 85%
Irfan Jaya ( United) 15 70% 83%

Ekspektasi ke Depan

Jika Rivaldo terus menjaga performa seperti ini, peluangnya untuk masuk timnas semakin besar. Apalagi dengan regulasi U-23 yang mendorong klub untuk memberi ruang kepada pemain muda, ia bisa terus berkembang dan menjadi andalan di masa depan.

1. Konsistensi Jadi Kunci

Rivaldo harus terus menjaga performa baik di klub maupun jika mendapat kesempatan di timnas. Konsistensi adalah modal utama agar bisa bertahan lama di level tinggi.

2. Terus Tingkatkan Kemampuan Teknik

Meski sudah solid, masih ada ruang bagi Rivaldo untuk meningkatkan kemampuan teknik dan taktik. Ini akan sangat membantu ketika menghadapi lawan internasional yang lebih berpengalaman.

3. Siap Mental untuk Level Lebih Tinggi

Mental adalah aspek yang tidak kalah penting. Rivaldo harus siap secara mental menghadapi tekanan besar saat membela timnas di turnamen internasional.

Baca Juga:  Borneo FC Bangga Raih Poin Berharga di Markas Persija, Pelatih Sebut Ini Bukti Mental Juara!

Kesimpulan

Fabio Lefundes tidak sendirian dalam melihat potensi besar Rivaldo Pakpahan. Performa apiknya di Borneo FC musim ini menjadi bukti bahwa ia bukan hanya andalan klub, tapi juga salah satu kandidat kuat untuk memperkuat timnas Indonesia. Dengan sistem permainan yang cocok dan mental baja, Rivaldo punya peluang besar untuk berkembang lebih jauh.

Namun, semua tetap tergantung pada pelatih timnas yang akan menentukan skuad. Jika John Herdman melihat potensi Rivaldo, tidak menutup kemungkinan ia akan mendapat panggilan untuk FIFA Series 2026 mendatang.

Disclaimer: Data dan informasi dalam ini bersifat terkini hingga Maret 2026. , keputusan pelatih, dan regulasi dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.