
Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026 akan segera dibuka, dan Universitas Negeri Medan (Unimed) kembali menjadi salah satu pilihan utama bagi calon mahasiswa di Sumatera Utara. Kampus yang berdiri sejak tahun 1965 ini menawarkan berbagai program studi dari jenjang S-1, sarjana terapan, hingga D-3. Dengan jumlah prodi yang cukup banyak, daya tampung tiap jurusan pun bervariasi.
Menariknya, angka daya tampung ini bisa menjadi indikator awal seberapa ketat persaingan di setiap program studi. Ditambah dengan data peminat dari tahun sebelumnya, calon peserta bisa memperkirakan peluang lolos masuk ke jurusan impian. Informasi ini tentu penting untuk disimak, terutama bagi mereka yang ingin memetakan strategi seleksi dengan lebih matang.
Daya Tampung SNBT Unimed 2026
Unimed membuka 58 program studi untuk jalur SNBT tahun 2026. Jumlah ini mencakup berbagai bidang ilmu mulai dari pendidikan, teknik, ilmu sosial dan humaniora, hingga kesehatan. Setiap program studi memiliki kuota penerimaan yang berbeda-beda, tergantung pada kapasitas dosen, fasilitas, dan kebutuhan kampus.
Dari seluruh prodi yang ditawarkan, beberapa di antaranya memiliki daya tampung yang relatif besar. Misalnya, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang membuka kuota hingga 288 mahasiswa baru. Di sisi lain, ada juga prodi dengan kuota terbatas, seperti Kedokteran yang hanya menerima 23 orang.
Berikut ini adalah daftar lengkap daya tampung SNBT Unimed 2026 untuk setiap program studi.
1. Program Studi Pendidikan
Program pendidikan menjadi pilar utama di Unimed. Mayoritas prodi yang ditawarkan berada di bawah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Berikut adalah kuota penerimaan masing-masing prodi pendidikan:
- Pendidikan Matematika: 133 orang
- Pendidikan Biologi: 144 orang
- Pendidikan Fisika: 136 orang
- Pendidikan Kimia: 179 orang
- Pendidikan Teknik Bangunan: 94 orang
- Pendidikan Teknik Mesin: 102 orang
- Pendidikan Teknik Elektro: 90 orang
- Pendidikan Teknik Otomotif: 102 orang
- Pendidikan Teknologi Informatika dan Komputer: 102 orang
- Pendidikan IPA: 86 orang
- Pendidikan Sejarah: 122 orang
- Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan (PPKN): 122 orang
- Pendidikan Geografi: 122 orang
- Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi: 234 orang
- Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO): 234 orang
- Pendidikan Luar Sekolah (PLS): 82 orang
- Pendidikan Ekonomi: 78 orang
- Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: 168 orang
- Pendidikan Bahasa Inggris: 170 orang
- Pendidikan Bahasa Perancis: 85 orang
- Pendidikan Bahasa Jerman: 92 orang
- Pendidikan Seni Rupa: 79 orang
- Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD): 288 orang
- Pendidikan Tata Boga: 90 orang
- Pendidikan Tata Rias: 102 orang
- Pendidikan Antropologi: 122 orang
- Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini: 144 orang
- Pendidikan Bimbingan dan Konseling: 144 orang
- Pendidikan Akuntansi: 78 orang
- Pendidikan Administrasi Perkantoran: 78 orang
- Pendidikan Bisnis: 78 orang
- Pendidikan Tari: 110 orang
- Pendidikan Musik: 118 orang
- Pendidikan Tata Busana: 90 orang
2. Program Studi Non-Pendidikan
Selain program pendidikan, Unimed juga menawarkan berbagai prodi non-pendidikan yang tersebar di beberapa fakultas. Berikut adalah kuota penerimaan untuk prodi-prodi tersebut:
- Kimia: 86 orang
- Biologi: 118 orang
- Ilmu Keolahragaan: 154 orang
- Matematika: 90 orang
- Fisika: 66 orang
- Gizi: 106 orang
- Teknik Elektro: 90 orang
- Teknik Sipil: 102 orang
- Ilmu Komputer: 96 orang
- Manajemen: 102 orang
- Akuntansi: 90 orang
- Sastra Indonesia: 102 orang
- Sastra Inggris: 102 orang
- Ilmu Ekonomi: 78 orang
- Bisnis Digital: 78 orang
- Kewirausahaan: 78 orang
- Arsitektur: 80 orang
- Statistika: 80 orang
- Sains Informasi Geografi: 30 orang
- Hukum Bisnis: 30 orang
- Kedokteran: 23 orang
- Manajemen Konstruksi (Sarjana Terapan): 102 orang
- Teknik Mesin (D-3): 80 orang
- Seni Pertunjukan: 43 orang
Peminat SNBT Unimed 2025
Melihat daya tampung saja belum cukup. Untuk memperkirakan tingkat persaingan, penting juga memperhatikan jumlah peminat di tahun sebelumnya. Berdasarkan data SNBT 2025, beberapa prodi menjadi favorit dengan jumlah peminat yang jauh melebihi kuota.
Sebagai contoh, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) mencatat peminat hingga 2.528 orang, padahal kuotanya hanya 288. Artinya, rasio peminat terhadap kuota mencapai sekitar 8,8 kali lipat. Angka ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di prodi tersebut.
Berikut adalah data peminat SNBT Unimed 2025 untuk setiap program studi.
3. Peminat Program Studi Pendidikan
| Program Studi | Peminat |
|---|---|
| Pendidikan Matematika | 467 |
| Pendidikan Biologi | 491 |
| Pendidikan Fisika | 166 |
| Pendidikan Kimia | 217 |
| Pendidikan Teknik Bangunan | 67 |
| Pendidikan Teknik Mesin | 227 |
| Pendidikan Teknik Elektro | 162 |
| Pendidikan Teknik Otomotif | 147 |
| Pendidikan Teknologi Informatika dan Komputer | 524 |
| Pendidikan IPA | 184 |
| Pendidikan Sejarah | 362 |
| Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan (PPKN) | 485 |
| Pendidikan Geografi | 285 |
| Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi | 677 |
| Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) | 560 |
| Pendidikan Luar Sekolah (PLS) | 103 |
| Pendidikan Ekonomi | 295 |
| Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia | 966 |
| Pendidikan Bahasa Inggris | 659 |
| Pendidikan Bahasa Perancis | 39 |
| Pendidikan Bahasa Jerman | 151 |
| Pendidikan Seni Rupa | 86 |
| Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) | 2.528 |
| Pendidikan Tata Boga | 461 |
| Pendidikan Tata Rias | 440 |
| Pendidikan Antropologi | 266 |
| Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini | 340 |
| Pendidikan Bimbingan dan Konseling | 1.059 |
| Pendidikan Akuntansi | 249 |
| Pendidikan Administrasi Perkantoran | 406 |
| Pendidikan Bisnis | 179 |
| Pendidikan Tari | 126 |
| Pendidikan Musik | 160 |
| Pendidikan Tata Busana | 413 |
4. Peminat Program Studi Non-Pendidikan
| Program Studi | Peminat |
|---|---|
| Kimia | 186 |
| Biologi | 294 |
| Ilmu Keolahragaan | 185 |
| Matematika | 183 |
| Fisika | 104 |
| Gizi | 1.048 |
| Teknik Elektro | 457 |
| Teknik Sipil | 612 |
| Ilmu Komputer | 1.002 |
| Manajemen | 1.008 |
| Akuntansi | 969 |
| Sastra Indonesia | 220 |
| Sastra Inggris | 378 |
| Ilmu Ekonomi | 378 |
| Bisnis Digital | 607 |
| Kewirausahaan | 340 |
| Arsitektur | 208 |
| Statistika | 260 |
| Sains Informasi Geografi | 66 |
| Hukum Bisnis | 291 |
| Manajemen Konstruksi (Sarjana Terapan) | 1.152 |
| Teknik Mesin (D-3) | 1.266 |
| Seni Pertunjukan | 24 |
Tips Memilih Program Studi di Unimed
Memilih program studi bukan cuma soal melihat daya tampung dan peminat. Ada beberapa faktor lain yang perlu dipertimbangkan agar keputusan lebih tepat.
5. Pertimbangkan Minat dan Bakat
Memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat akan membuat proses kuliah lebih menyenangkan. Selain itu, peluang sukses di masa depan juga lebih besar karena motivasi belajar lebih tinggi.
6. Lihat Prospek Karier
Setiap program studi memiliki prospek karier yang berbeda. Misalnya, jurusan teknik dan ilmu komputer biasanya memiliki lapangan kerja yang luas. Sementara jurusan kependidikan lebih cocok bagi mereka yang ingin menjadi guru.
7. Cek Fasilitas dan Kualitas Dosen
Unimed memiliki reputasi baik dalam bidang pendidikan. Namun, tetap penting untuk mengecek fasilitas dan kualitas dosen di setiap prodi. Informasi ini bisa didapat dari website resmi kampus atau media sosial resmi fakultas.
8. Perhatikan Lokasi Kampus
Unimed berlokasi di Medan, ibu kota Sumatera Utara. Bagi calon mahasiswa dari luar daerah, penting untuk mempertimbangkan biaya hidup dan kenyamanan selama kuliah.
Penutup
SNBT 2026 akan menjadi momen penting bagi calon mahasiswa baru Unimed. Dengan memahami daya tampung dan peminat di setiap program studi, peluang lolos seleksi bisa meningkat. Pilihan jurusan yang tepat bukan hanya soal angka, tapi juga kesesuaian dengan minat dan tujuan karier.
Data yang disajikan bersifat estimasi berdasarkan tahun sebelumnya. Informasi resmi terbaru akan diumumkan oleh pihak kampus secara berkala. Disarankan untuk selalu mengikuti update dari laman resmi Unimed agar tidak ketinggalan informasi penting.





