Pernahkah Anda bertzastava minyak jelantah di dapur Anda menumpuk begitu saja? Ternyata, minyak jelantah itu memiliki potensi ekonomi yang bisa dimanfaatkan. Salah satunya adalah dengan menjualnya ke Pertamina.

Minyak jelantah merupakan minyak goreng bekas yang sudah tidak layak pakai lagi. Namun, Pertamina membuka peluang bagi masyarakat untuk menjual minyak jelantah tersebut. Dengan begitu, minyak jelantah tidak lagi terbuang sia-sia dan bisa didaur ulang menjadi produk yang lebih bermanfaat.

Ringkasan Cepat: Anda dapat menjual minyak jelantah ke Pertamina dengan minyak dalam kondisi bersih, tidak tercampur dengan bahan lain, dan memenuhi volume minimal 5 liter. Pertamina memiliki beberapa titik pengumpulan di seluruh Indonesia, dengan harga beli Rp4.000 – Rp5.000 per liter.

Syarat Menjual Minyak Jelantah ke Pertamina

Sebelum menjual minyak jelantah ke Pertamina, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu:

  • Minyak dalam kondisi bersih. Artinya, minyak jelantah tersebut tidak boleh tercampur dengan bahan lain seperti santan, bumbu, atau sisa makanan.
  • Memenuhi volume minimal 5 liter. Pertamina akan membeli minyak jelantah dengan jumlah minimal 5 liter per transaksi.
  • Minyak jelantah harus dikemas dalam wadah yang aman dan tidak bocor. Wadah dapat berupa jeriken, botol plastik, atau kemasan lain yang kedap udara.

Titik Lokasi Pengumpulan Minyak Jelantah Pertamina

Pertamina memiliki beberapa titik pengumpulan minyak jelantah di berbagai wilayah Indonesia. Berikut ini daftar lokasi pengumpulan minyak jelantah Pertamina:

  • Sumatera: Medan, Palembang,
  • Jawa: Jakarta, , Semarang, Surabaya
  • Kalimantan: Pontianak, Banjarmasin, Samarinda
  • Sulawesi: Makassar, Manado
  • : Denpasar
  • Nusa Tenggara: Mataram, Kupang
  • Papua: Jayapura
Baca Juga:  Harga Emas Antam Naik Tajam Hari Ini, Senin 23 Februari 2026!

Anda bisa langsung mendatangi titik-titik pengumpulan tersebut untuk menjual minyak jelantah Anda. Pastikan Anda telah memenuhi syarat-syarat yang berlaku.

Harga Beli Minyak Jelantah Pertamina

Pertamina membeli minyak jelantah dari masyarakat dengan harga berkisar Rp4.000 – Rp5.000 per liter. Harga ini bisa berbeda-beda di setiap lokasi pengumpulan, tergantung pada kondisi minyak dan penyerapan di setiap daerah.

Sebagai contoh, di Jakarta, Pertamina membeli minyak jelantah dengan harga Rp4.500 per liter. Sementara di Surabaya, harganya Rp4.800 per liter. Pastikan Anda menanyakan harga terkini di lokasi pengumpulan terdekat.

Studi Kasus: Potensi Menjual Minyak Jelantah

Sebagai contoh, Ibu Sari adalah seorang pemilik warung makan di Kota Bandung. Dalam sebulan, Ibu Sari menghasilkan sekitar 10 liter minyak jelantah dari kegiatan usahanya.

Jika Ibu Sari menjual minyak jelantah tersebut ke Pertamina dengan harga Rp4.700 per liter, maka Ibu Sari akan mendapatkan penghasilan tambahan sebesar:

10 liter x Rp4.700 = Rp47.000 per bulan

Jumlah ini tentu tidak besar, tetapi jika dilakukan secara rutin, minyak jelantah dapat menjadi sumber pendapatan tambahan yang cukup signifikan bagi Ibu Sari.

Troubleshooting: Kendala Umum Saat Menjual Minyak Jelantah

Berikut ini beberapa kendala umum yang sering dihadapi saat menjual minyak jelantah ke Pertamina, serta solusinya:

  1. Minyak tercampur dengan bahan lain. Pastikan minyak jelantah Anda benar-benar bersih dan tidak tercampur dengan apa pun.
  2. Volume minyak tidak mencapai 5 liter. Kumpulkan minyak jelantah dalam jangka waktu tertentu hingga mencapai volume minimal 5 liter.
  3. Kesulitan menemukan titik pengumpulan. kembali daftar lokasi pengumpulan Pertamina atau hubungi call center mereka untuk terdekat.
  4. Harga di setiap lokasi berbeda. Bandingkan harga di beberapa lokasi dan pilih yang memberikan harga terbaik.
  5. Proses penjualan yang rumit. Pastikan Anda membawa semua dokumen yang diperlukan, seperti KTP dan surat keterangan minyak jelantah.
Baca Juga:  10 Contoh Surat Lamaran Kerja via Email 2026 yang Baik, Benar, dan Dilirik HRD!
Aspek Keterangan
Syarat Minyak Jelantah – Bersih, tidak tercampur bahan lain
– Volume minimal 5 liter
– Dikemas dalam wadah aman
Lokasi Pengumpulan – Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, NTT, Papua
Harga Beli Pertamina Rp4.000 – Rp5.000 per liter (bervariasi per lokasi)

FAQ: Seputar Penjualan Minyak Jelantah ke Pertamina

  1. Apa keuntungan menjual minyak jelantah ke Pertamina?
    Keuntungannya adalah Anda dapat memperoleh penghasilan tambahan dari minyak jelantah yang sebelumnya hanya terbuang sia-sia. Selain itu, Pertamina juga akan mendaur ulang minyak tersebut menjadi produk yang lebih bermanfaat.
  2. Apakah ada biaya atau persyaratan khusus untuk menjual minyak jelantah?
    Tidak ada biaya yang dikenakan untuk menjual minyak jelantah ke Pertamina. Namun, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, seperti minyak dalam kondisi bersih, volume minimal 5 liter, dan dikemas dalam wadah yang aman.
  3. Berapa lama proses penjualan minyak jelantah ke Pertamina?
    Proses penjualan minyak jelantah ke Pertamina relatif cepat, biasanya hanya membutuhkan waktu 15-30 menit. Anda hanya perlu membawa minyak jelantah, KTP, dan dokumen lain yang dibutuhkan.
  4. Apakah Pertamina menerima minyak jelantah dari individu/ tangga?
    Ya, Pertamina menerima penjualan minyak jelantah dari individu atau rumah tangga, selama memenuhi persyaratan yang berlaku.
  5. Apa yang dilakukan Pertamina dengan minyak jelantah yang dibeli?
    Pertamina akan mendaur ulang minyak jelantah yang dibeli menjadi bahan bakar nabati (biofuel) dan produk turunan lainnya.
  6. Apakah penjualan minyak jelantah ke Pertamina wajib pajak?
    Penjualan minyak jelantah ke Pertamina tidak dikenakan pajak. Transaksi ini murni jual beli antara masyarakat dan Pertamina.
  7. Bagaimana cara menghubungi Pertamina terkait informasi penjualan minyak jelantah?
    Anda dapat menghubungi call center Pertamina di nomor 135 atau mengunjungi resmi mereka di www.pertamina.com untuk informasi lebih lanjut.
Baca Juga:  15 Jenis Grup Telegram Penghasil Uang Terpercaya dan Terbukti Membayar Modal HP 2026

Disclaimer: Artikel ini hanya untuk informasi, bukan saran profesional. desaglawan.id tidak bekerja sama dengan pemerintah/instansi terkait.

Demikianlah lengkap tentang cara menjual minyak jelantah ke Pertamina. Jika Anda memiliki minyak jelantah di rumah, manfaatkanlah dengan menjualnya ke Pertamina. Tidak hanya menambah penghasilan, tapi Anda juga turut berkontribusi dalam program daur ulang minyak bekas.

Jika masih ada pertanyaan, silakan tinggalkan komentar di bawah. Tim desaglawan.id akan dengan senang hati membantu menjawab.