Ini Dia Urutan Desil Bansos, Siapa Saja yang Berhak Dapat Bantuan Sosial?

Desil Bansos menjadi penentu utama siapa saja yang berhak mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. Sistem ini membagi rumah tangga menjadi 10 kelompok berdasarkan tingkat . Semakin rendah angka desilnya, semakin besar kemungkinan keluarga tersebut menjadi penerima bansos secara rutin.

Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 79/HUK/2025 menjadi dasar hukum dari penggunaan desil ini. Data yang dijadikan acuan adalah DTSEN atau Data Tunggal Sosial dan Ekonomi . Empat variabel utama menentukan posisi desil sebuah keluarga, yakni kepemilikan aset, kondisi tempat tinggal, tingkat pendidikan dan pekerjaan anggota keluarga, serta jumlah tanggungan.

Urutan Desil Bansos dan Maknanya

Penentuan desil bukan sekadar angka. Ada makna di balik tiap tingkatan yang menunjukkan tingkat kesejahteraan. Pahami urutan desil ini untuk mengetahui siapa saja yang paling berhak menerima bantuan sosial dari pemerintah.

1. Desil 1

  • Masuk 10% keluarga paling bawah.
  • Dikategorikan sebagai rumah tangga sangat miskin.

2. Desil 2

  • Berada di 10–20% terbawah.
  • Digolongkan sebagai keluarga miskin.

3. Desil 3

  • Kelompok 20–30% terbawah.
  • Masuk kategori hampir miskin.
Baca Juga:  Prediksi Inflasi Indonesia 2026 Terbaru, Data BI, Dampak Ekonomi, dan Strategi Menghadapinya

4. Desil 4

  • Rentang 30–40% terendah.
  • Disebut sebagai keluarga rentan miskin.

5. Desil 5–6

  • Berada di 40–60% terendah.
  • Dikategorikan sebagai keluarga menengah bawah.

6. Desil 7–10

  • Masuk 30% kelompok paling sejahtera.
  • Biasanya tidak menjadi prioritas penerima bansos.

Kategori Desil yang Berhak Dapat Bansos

Pemerintah tidak memberikan bantuan sosial secara merata. Ada kriteria ketat yang menentukan siapa saja yang layak menerima bansos. Per triwulan I 2026, sejumlah mulai diterapkan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

1. PKH (Program Keluarga Harapan)

PKH adalah program bantuan tunai bersyarat bagi keluarga yang masuk Desil 1 hingga 4. Pada triwulan I 2026, program ini menjangkau sekitar 696.920 keluarga. Penerima bantuan dituntut memenuhi sejumlah , seperti memastikan anak tetap bersekolah dan rutin memeriksakan kesehatan.

2. BPNT atau Program Sembako

Sebelumnya menjangkau Desil 1 hingga 5, sejak 2026 program ini hanya fokus pada Desil 1 hingga 4. Jumlah penerima yang ditargetkan sebanyak 1.735.032 keluarga. Perubahan ini dilakukan agar bantuan lebih tepat sasaran.

3. PBI (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan)

PBI menjangkau keluarga Desil 1 hingga 5. Pemerintah menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi keluarga ini. Integrasi dengan DTSEN memastikan data selalu diperbarui.

4. Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial

Program ini ditujukan bagi penyandang disabilitas, lansia terlantar, hingga korban sosial. Sasaran utamanya adalah keluarga Desil 1 hingga 5. Namun, hasil asesmen langsung menjadi faktor penentu.

5. KIP (Kartu Indonesia Pintar)

KIP menyasar anak sekolah dari keluarga tidak mampu yang masuk Desil 1 hingga 4. Bantuan disalurkan dalam bentuk tunai yang bisa digunakan untuk kebutuhan pendidikan.

6. Program Kesejahteraan Sosial Lainnya

Program tambahan lainnya dapat menjangkau hingga Desil 5, tergantung hasil asesmen. Fleksibilitas ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk menangani kasus khusus secara tepat.

Baca Juga:  Biaya Haji 2026 Turun Rp2 Juta! Ini Rincian dan Jadwal Pelunasannya

Tabel Perbandingan Program Bansos Berdasarkan Desil

Nama Program Desil Sasaran Bentuk Bantuan
PKH Desil 1–4 Bantuan tunai bersyarat
Desil 1–4 Saldo elektronik untuk belanja sembako
PBI Desil 1–5 Iuran BPJS Kesehatan ditanggung negara
Asistensi Rehabilitasi Sosial Desil 1–5 Pendampingan dan rehabilitasi
KIP Desil 1–4 Dana tunai untuk kebutuhan pendidikan
Program Kesejahteraan Sosial Lainnya Desil 1–5 Bantuan sesuai kebutuhan khusus

Cara Cek Desil Bansos

Masyarakat kini bisa mengecek posisi desil keluarganya secara mandiri melalui aplikasi dari Kemensos. Langkah-langkahnya cukup mudah dan bisa dilakukan dari ponsel pintar.

1. Unduh Aplikasi Cek Bansos

Aplikasi tersedia di Google Play Store maupun App Store. Cari dengan kata kunci "Cek Bansos" lalu unduh.

2. Daftar Akun Baru

Buka aplikasi dan pilih menu Pendaftaran Akun jika belum pernah mendaftar. Klik Buat Akun Baru.

3. Isi Data Diri

Masukkan Nomor Kartu Keluarga dan data lain yang diminta. Pastikan data sesuai dengan yang tercatat di sistem.

4. Unggah Dokumen Identitas

Unggah foto KTP dan swafoto sebagai bagian dari verifikasi .

5. Selesaikan Pendaftaran

Klik Buat Akun untuk menyelesaikan proses pendaftaran. Setelah akun aktif, masuk dengan username dan kata sandi yang sudah dibuat.

6. Cek Peringkat Kesejahteraan Keluarga

Masuk ke menu Profil dan lihat informasi Peringkat Kesejahteraan Keluarga. Di sanalah posisi desil keluarga akan terlihat.

7. Verifikasi Data

Jika desil masuk kategori 1 hingga 4, keluarga berpotensi menjadi penerima bansos. Namun, penetapan akhir tetap bergantung pada verifikasi data dan kebijakan setempat.

Disclaimer

Data desil dan kebijakan bansos dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dinamika kebutuhan dan evaluasi program. Informasi di atas bersifat referensi berdasarkan ketentuan yang berlaku per triwulan I 2026. Untuk informasi terbaru, selalu cek sumber resmi Kemensos.

Baca Juga:  199 Ribu Penerima Bansos Terlibat Judi Online, Kemensos dan PPATK Siap Ambil Tindakan Tegas!