
Isu pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) senilai Rp600 ribu kembali ramai diperbincangkan pada Februari 2026. Sejumlah warga melaporkan bahwa dana tersebut telah masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka. Informasi ini menyebar luas melalui berbagai platform media sosial dan video daring.
Dilansir dari beberapa sumber, dana ini diduga merupakan pencairan susulan tahap kedua bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sebelumnya belum mendapatkan bantuan atau masih dalam proses verifikasi. Meski belum ada pengumuman resmi dari pemerintah, bukti transaksi dari berbagai daerah mulai beredar luas.
Wilayah Pencairan BPNT Susulan dan Bukti Transaksi
Berikut adalah daftar wilayah yang melaporkan pencairan BPNT Rp600 ribu pada Februari 2026 beserta bukti transaksi yang beredar. Data ini dikumpulkan dari laporan warga dan unggahan di media sosial.
1. Jakarta – Bank BNI Cempaka Raya
Salah satu laporan datang dari wilayah Jakarta, khususnya di Bank BNI Cempaka Raya. Transaksi penarikan tunai sebesar Rp600 ribu tercatat pada tanggal 22 Februari 2026 pukul 10.13 WIB. Bukti struk menunjukkan bahwa dana tersebut berasal dari saldo KKS terbitan Oktober 2025.
2. Aceh – Bank BSI
Di wilayah Aceh, laporan pencairan juga mulai beredar. Salah satu bukti menunjukkan transaksi penarikan dana sebesar Rp600 ribu pada pagi hari tanggal 23 Februari 2026. Struk transaksi mencantumkan kode "PP" yang diduga merupakan singkatan dari program BPNT.
3. Tambak Dahan – Bank BRI
Wilayah Tambak Dahan melalui Bank BRI juga mencatat transaksi serupa. Pada tanggal 23 Februari 2026 pukul 08.46 WIB, terjadi penarikan tunai sebesar Rp600 ribu menggunakan KKS terbitan tahun 2020. Ini menjadi salah satu bukti kuat bahwa pencairan susulan memang terjadi di berbagai daerah.
Tabel Rincian Pencairan BPNT Susulan Februari 2026
Berikut adalah rincian pencairan BPNT susulan berdasarkan laporan yang beredar:
| No. | Wilayah | Bank | Tanggal | Waktu | Nominal | Keterangan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Jakarta | BNI Cempaka Raya | 22 Februari 2026 | 10.13 WIB | Rp600.000 | KKS terbitan Oktober 2025 |
| 2 | Aceh | BSI | 23 Februari 2026 | Pagi hari | Rp600.000 | Kode transaksi “PP” |
| 3 | Tambak Dahan | BRI | 23 Februari 2026 | 08.46 WIB | Rp600.000 | KKS terbitan 2020 |
Syarat dan Kriteria Penerima BPNT Susulan
Meskipun belum ada pengumuman resmi, berdasarkan laporan yang beredar, terdapat beberapa ciri penerima BPNT susulan termin kedua. Berikut adalah syarat dan kriteria yang diduga berlaku:
1. Status KPM yang Belum Cair
Penerima BPNT susulan umumnya adalah Keluarga Penerima Manfaat yang belum mendapatkan pencairan pada periode sebelumnya. Ini bisa disebabkan oleh proses verifikasi yang belum selesai atau kendala teknis administrasi.
2. KKS Terbitan Lama dan Baru
Laporan menunjukkan bahwa baik KKS terbitan lama maupun yang baru seperti terbitan Oktober 2025 turut menerima dana ini. Artinya, tidak ada batasan tahun terbitan kartu sebagai syarat penerimaan.
3. Lokasi Penyaluran Tertentu
Pencairan dilaporkan terjadi di beberapa bank penyalur seperti BNI, BRI, dan BSI. Meskipun belum jelas apakah pencairan hanya terbatas pada bank tertentu, lokasi penyaluran menjadi salah satu faktor yang terlihat dalam laporan.
Cara Mengecek Status Pencairan BPNT
Bagi keluarga yang belum menerima dana, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengecek status pencairan BPNT. Berikut adalah panduan singkatnya:
1. Cek Saldo KKS di ATM atau Mobile Banking
Langkah pertama adalah mengecek saldo KKS melalui mesin ATM atau aplikasi mobile banking yang bekerja sama dengan bank penyalur. Jika saldo belum masuk, bisa mencoba kembali dalam beberapa hari.
2. Hubungi Bank Penyalur
Jika saldo tidak muncul meski sudah melewati waktu pencairan, langkah selanjutnya adalah menghubungi cabang bank penyalur terdekat. Mereka bisa memberikan informasi terkait status pencairan atau kendala teknis.
3. Pantau Informasi Resmi
Meskipun informasi yang beredar bersifat tidak resmi, tetap penting untuk memantau situs resmi Kementerian Sosial atau Dinas Sosial setempat untuk mendapatkan update terbaru.
Disclaimer
Informasi pencairan BPNT Rp600 ribu yang dilaporkan pada Februari 2026 bersifat tidak resmi dan masih dalam tahap verifikasi. Data yang disajikan bersumber dari laporan warga dan unggahan media sosial. Nominal, tanggal, dan wilayah pencairan bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Pemerintah belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait pencairan ini. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap informasi yang belum diverifikasi dan menghindari penyebaran berita yang belum tentu kebenarannya.
Penutup
Pencairan BPNT susulan senilai Rp600 ribu memang belum dikonfirmasi secara resmi, tetapi laporan dari berbagai wilayah menunjukkan bahwa sejumlah KPM telah menerima dana tersebut. Masyarakat yang belum mendapatkan bantuan disarankan untuk mengecek status secara berkala dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah.
Meski belum ada kepastian, kehadiran dana ini memberikan harapan baru bagi keluarga yang selama ini belum mendapatkan bantuan. Namun, tetap penting untuk menjaga kewaspadaan dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum diverifikasi.





