
Pertandingan antara Real Madrid dan Celta Vigo di pekan ke-28 LaLiga musim 2025/2026 berakhir dengan kemenangan tipis 2-1 untuk tim tamu. Laga yang berlangsung di Stadion Abanca Balaídos ini menampilkan banyak momen menarik, terutama dari lini tengah Real Madrid yang tampil gemilang. Dua pemain inti, Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni, menjadi pembeda lewat performa apik dan gol yang mereka cetak.
Meski Celta Vigo bermain di kandang sendiri, skuad asuhan Carlos Carvalhal gagal memanfaatkan dukungan penuh penonton. Serangan sporadis dan kurangnya ketajaman di depan gawang membuat mereka hanya bisa unggul lewat gol Jørgen Strand Larsen alias Iglesias di babak pertama. Sayang, keunggulan itu tak bertahan lama.
Real Madrid yang datang sebagai tim tamu justru tampil lebih terorganisir dan menekan sejak menit awal. Keduanya, Valverde dan Tchouameni, bukan hanya mencetak gol, tapi juga menjadi motor serang sekaligus pengendali ritme permainan. Penampilan mereka langsung mendapat apresiasi tinggi dari pelatih dan media setempat.
Performa Pemain Celta Vigo
Celta Vigo tampil cukup kompak di lini belakang, namun kurang efektif di sektor serang. Dari catatan penilaian pemain yang dirangkum oleh Flashscore, hanya beberapa pemain yang mencatatkan angka di atas rata-rata. Mayoritas pemain lainnya terlihat kesulitan mengimbangi intensitas permainan Real Madrid.
1. Pertahanan Tuan Rumah
Di lini pertahanan, Andrei Radu menjadi salah satu pemain yang dinilai kurang stabil. Kiper Celta Vigo ini hanya mencatatkan rating 5.9, terendah di timnya. Meski sudah berusaha keras, ia beberapa kali terlihat kurang percaya diri saat menghadapi umpan silang dari sisi kanan Madrid.
Sedangkan duo bek tengah, Starfelt dan Alonso, tampil lebih solid. Starfelt mencatatkan rating tertinggi di tim tuan rumah dengan nilai 7.4. Ia kerap menghalau umpan panjang Madrid dan menutup ruang bagi Vinicius serta Diaz.
| No Punggung | Nama Pemain | Rating |
|---|---|---|
| 13 | Radu | 5.9 |
| 2 | Starfelt | 7.4 |
| 20 | Alonso | 6.8 |
| 32 | Rodriguez | 6.7 |
| 3 | Mingueza | 6.5 |
2. Gelandang dan Serang
Di lini tengah, Celta Vigo tampak kesulitan mengatur tempo. Moriba dan Roman, dua pemain yang biasanya menjadi poros serang, hanya mencatatkan rating 5.6 dan 5.8. Keduanya terlalu sering kehilangan bola di area tengah dan gagal memberikan umpan berkualitas ke lini depan.
Jørgen Strand Larsen alias Iglesias mencetak satu gol balasan untuk tuan rumah dan mendapat nilai 6.6. Meski golnya penting, kontribusinya di luar itu masih terbatas, terutama saat Madrid mulai mengunci permainan di babak kedua.
| No Punggung | Nama Pemain | Rating |
|---|---|---|
| 6 | Moriba | 5.6 |
| 16 | Roman | 5.8 |
| 5 | Carreira | 6.6 |
| 19 | Swedberg | 7.0 |
| 7 | Iglesias | 6.6 |
Penampilan Real Madrid
Real Madrid tampil lebih unggul secara keseluruhan, terutama di lini tengah. Valverde dan Tchouameni menjadi dua pemain yang paling berpengaruh dalam pertandingan ini. Mereka tidak hanya mencetak gol, tapi juga mengontrol alur permainan dengan sangat baik.
1. Pertahanan yang Kokoh
Courtois sebagai kiper utama mencatatkan rating 7.6. Ia beberapa kali menyelamatkan tim dari serangan balik cepat Celta Vigo. Penampilan solid Courtois menjadi fondasi penting kemenangan Madrid.
Di lini belakang, Rudiger dan Alexandre Hernandez (bek kiri) tampil sangat solid. Keduanya mencatatkan rating 7.9, tertinggi di antara pemain Madrid. Mereka tidak hanya aman dalam tugas bertahan, tapi juga aktif membantu serangan dari sisi samping.
| No Punggung | Nama Pemain | Rating |
|---|---|---|
| 1 | Courtois | 7.6 |
| 22 | Rudiger | 7.9 |
| 12 | Alexandre… | 7.9 |
| 23 | Mendy | 7.5 |
2. Gelandang dan Serang yang Menonjol
Valverde dan Tchouameni adalah dua pemain yang mencuri perhatian. Mereka sama-sama mencetak gol dan mencatatkan rating tertinggi di tim, yakni 8.7. Valverde membuka keunggulan Madrid di menit ke-28, sementara Tchouameni memperkuat keunggulan di babak kedua.
| No Punggung | Nama Pemain | Rating |
|---|---|---|
| 8 | Valverde | 8.7 |
| 14 | Tchouameni | 8.7 |
| 15 | Guler | 7.7 |
| 17 | Asencio | 7.0 |
Di lini depan, Vinicius Jr mencatatkan rating 7.2. Ia terlibat dalam beberapa kombinasi serang dan menjadi ancaman utama bagi bek Celta. Diaz di sisi kanan kurang beruntung, hanya mencatatkan nilai 6.5 karena beberapa kali gagal memanfaatkan peluang.
3. Pemain dengan Rating Terendah
Pitarch yang masuk sebagai starter di sisi kanan pertahanan mencatatkan rating terendah di tim Madrid, yakni 5.5. Ia ditarik keluar di babak pertama karena performa yang di bawah ekspektasi dan digantikan oleh Garcia G.
| No Punggung | Nama Pemain | Rating |
|---|---|---|
| 45 | Pitarch | 5.5 |
| 21 | Diaz | 6.5 |
| – | Garcia G. (Pengganti) | 6.4 |
Analisis Performa Kunci
Pertandingan ini menunjukkan betapa pentingnya peran gelandang bertahan dalam mengatur ritme permainan. Valverde dan Tchouameni bukan hanya jago merebut bola, tapi juga jago membangun serangan. Keduanya menjadi poros utama yang membuat Madrid tetap dominan meski sempat tertinggal.
Di sisi lain, Celta Vigo terlalu bergantung pada momen individu dan kurang memiliki struktur serang yang tajam. Mereka membutuhkan improvisasi lebih di lini tengah agar bisa bersaing di papan tengah klasemen.
Kesimpulan
Kemenangan tipis 2-1 Real Madrid atas Celta Vigo menjadi cerminan dari performa tim yang lebih stabil dan terorganisir. Dua pemain inti, Valverde dan Tchouameni, memberikan kontribusi besar baik dari segi gol maupun kontrol permainan. Madrid kembali memperkuat posisi di papan atas, sementara Celta harus segera memperbaiki performa agar tidak terjebak di zona degradasi.
Disclaimer: Data rating pemain bersifat subjektif dan dapat berubah tergantung sumber evaluasi. Nilai yang disajikan bersumber dari Flashscore dan dapat berbeda dengan platform lain.





