
Tahun 2026 semakin dekat, dan bagi banyak orang, ini adalah kesempatan emas untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri melalui beasiswa LPDP. Program beasiswa ini terus menjadi incaran karena memberikan dukungan penuh, mulai dari biaya kuliah hingga biaya hidup selama studi berlangsung. Tapi sebelum mulai mengisi formulir, ada satu syarat penting yang nggak boleh dilewatkan: skor TOEFL.
TOEFL jadi salah satu tolak ukur kemampuan bahasa Inggris yang digunakan LPDP. Skor ini nggak main-main karena langsung berpengaruh pada kelolosan tahap administrasi. Jadi, kalau skor belum memenuhi standar, otomatis berkas bisa langsung gugur. Nah, biar nggak sampai kejadian itu, penting banget tahu dulu berapa sih skor TOEFL yang dibutuhkan untuk daftar LPDP 2026?
Ketentuan Skor TOEFL untuk Pendaftar LPDP 2026
Sebelum masuk ke detail skor, ada baiknya pahami dulu bahwa LPDP punya beberapa kategori program studi. Masing-masing kategori punya standar skor TOEFL yang berbeda. Ini bukan soal sembarang angka, tapi disesuaikan dengan tuntutan akademik dan kompetensi yang dibutuhkan di program tersebut.
Skor TOEFL yang dibutuhkan juga bisa berbeda tergantung apakah program studi itu berada di dalam atau luar negeri. Tapi untuk tahun 2026, LPDP tetap mempertahankan sistem skor yang cukup ketat. Jadi, siapin diri dari sekarang biar nggak kaget nanti.
1. Skor Minimum TOEFL untuk Program Studi Dalam Negeri
Untuk program studi dalam negeri, skor TOEFL yang dibutuhkan relatif lebih rendah dibandingkan program luar negeri. Tapi tetap saja, ini bukan berarti bisa disepelekan. Skor minimum yang ditetapkan adalah 450 poin.
Meskipun terdengar rendah, skor ini tetap harus dicapai. Kalau belum juga, maka berkas otomatis tidak lolos seleksi administrasi. Jadi, meskipun programnya di dalam negeri, tetap harus serius latihan TOEFL.
2. Skor Minimum TOEFL untuk Program Studi Luar Negeri
Kalau sudah masuk ke program luar negeri, standarnya jauh lebih tinggi. Skor TOEFL minimum yang dibutuhkan adalah 500 poin. Ini berlaku untuk semua program studi yang berlokasi di luar Indonesia.
Skor ini nggak main-main karena program luar negeri membutuhkan kemampuan bahasa Inggris yang lebih tinggi. Kalau belum mencapai 500, maka nggak akan bisa lolos tahap administrasi. Jadi, siapin mental dan waktu untuk belajar TOEFL sejak dini.
3. Jenis Tes TOEFL yang Diterima
LPDP menerima beberapa jenis tes TOEFL, seperti:
- TOEFL ITP (Institutional Testing Program)
- TOEFL iBT (Internet-Based Test)
- TOEFL PBT (Paper-Based Test)
Semua jenis ini diterima selama skor-nya memenuhi standar minimum. Tapi, pastikan juga bahwa tes yang diikuti adalah tes resmi dan terdaftar di lembaga yang diakui oleh LPDP.
4. Masa Berlaku Skor TOEFL
Skor TOEFL yang digunakan untuk pendaftaran LPDP 2026 harus masih berlaku. Umumnya, masa berlaku skor TOEFL adalah dua tahun sejak tanggal tes. Jadi, kalau tes dilakukan pada tahun 2024, maka skor tersebut masih bisa digunakan untuk pendaftaran 2026.
Kalau masa berlaku sudah habis, maka skor tersebut tidak akan diterima. Jadi, pastikan tes TOEFL dilakukan dalam rentang waktu yang sesuai agar tidak sia-sia.
5. Rekomendasi Persiapan TOEFL
Untuk mencapai skor TOEFL yang diinginkan, ada beberapa langkah yang bisa diikuti:
- Mulai belajar dari sekarang, jangan nunggu mendekati deadline
- Gunakan aplikasi belajar TOEFL yang terpercaya
- Ikuti tryout secara berkala untuk mengevaluasi kemampuan
- Fokus pada bagian Listening dan Reading karena sering jadi penentu skor
- Cari komunitas belajar untuk saling support
Perbandingan Skor TOEFL Berdasarkan Jenis Program
Untuk lebih jelasnya, berikut tabel perbandingan skor TOEFL berdasarkan jenis program studi yang bisa dipilih melalui LPDP 2026:
| Jenis Program | Skor TOEFL Minimum | Keterangan |
|---|---|---|
| Program Dalam Negeri | 450 | Berlaku untuk semua jenjang dan jurusan |
| Program Luar Negeri | 500 | Wajib dicapai untuk lolos administrasi |
Strategi Mencapai Skor TOEFL Ideal
Mencapai skor TOEFL yang diinginkan bukan perkara semalam. Tapi kalau punya strategi yang tepat, prosesnya bisa jauh lebih efektif dan efisien. Apalagi kalau sudah tahu kelemahan sendiri di bagian mana.
1. Evaluasi Kemampuan Awal
Langkah pertama yang penting dilakukan adalah evaluasi kemampuan awal. Ini bisa dilakukan dengan mengikuti tes TOEFL simulasi atau tryout gratis. Dari hasilnya, bisa dilihat bagian mana yang paling perlu diperbaiki.
2. Buat Target Harian
Setelah tahu kelemahan, buat target belajar harian. Misalnya, setiap hari belajar Listening selama 30 menit, atau baca artikel berbahasa Inggris selama 15 menit. Konsistensi lebih penting daripada belajar intens tapi nggak teratur.
3. Gunakan Materi Resmi
Gunakan materi belajar yang resmi dan terpercaya. TOEFL punya banyak sumber belajar online yang bisa diakses gratis. Jangan sembarangan pilih materi karena bisa malah membingungkan.
4. Ikut Tryout Berkala
Ikut tryout secara berkala biar bisa mengukur kemajuan. Ini juga membantu mengurangi rasa tegang saat tes asli nanti. Banyak platform online yang menyediakan tryout gratis.
5. Fokus pada Listening dan Reading
Bagian Listening dan Reading sering jadi penentu skor akhir. Kedua bagian ini butuh banyak latihan dan pemahaman konteks. Fokus di sini bisa bantu naikin skor secara signifikan.
Hal yang Sering Diabaikan oleh Pendaftar
Banyak pendaftar yang gagal karena mengabaikan hal-hal kecil tapi penting. Padahal, ini bisa jadi penyebab utama berkas tidak lolos seleksi.
1. Tidak Memperhatikan Masa Berlaku Skor
Salah satu kesalahan umum adalah mengabaikan masa berlaku skor TOEFL. Padahal, skor yang sudah kadaluarsa tidak akan diterima, meskipun nilainya tinggi.
2. Mengandalkan Hafalan
TOEFL bukan tes hafalan. Banyak pendaftar yang gagal karena terlalu fokus pada hafalan, bukan pemahaman. TOEFL menilai kemampuan memahami konteks dan struktur bahasa.
3. Tidak Mempersiapkan Mental
Tes TOEFL butuh konsentrasi tinggi. Kalau mental belum siap, bisa langsung kacau saat tes. Jadi, selain belajar materi, latih juga kemampuan mengatur emosi dan fokus.
Tips Tambahan untuk Lolos Seleksi TOEFL LPDP
Selain memenuhi skor minimum, ada beberapa tips tambahan yang bisa bantu lolos seleksi.
- Pilih waktu tes saat kondisi sedang fit dan fokus
- Gunakan waktu istirahat dengan efektif saat tes
- Baca soal dengan teliti dan hindari tergesa-gesa
- Gunakan strategi eliminasi untuk soal pilihan ganda
- Jangan terlalu lama di satu soal, lanjut dulu ke soal berikutnya
Disclaimer
Informasi skor TOEFL dan ketentuan pendaftaran LPDP 2026 bisa berubah sewaktu-waktu. Pastikan untuk selalu mengecek situs resmi LPDP secara berkala agar tidak ketinggalan update terbaru. Data yang disajikan di sini bersifat referensi dan bukan keputusan resmi dari LPDP.
Kesimpulan
Mendaftar LPDP 2026 memang butuh persiapan matang, terutama soal skor TOEFL. Tapi selama punya target yang jelas dan strategi yang tepat, semua itu bisa tercapai. Mulai dari sekarang, evaluasi kemampuan, buat rencana belajar, dan ikuti tryout secara rutin. Siapa tahu, tahun depan sudah bisa kuliah di luar negeri dengan dukungan beasiswa penuh dari LPDP.





