
Menyimpan uang di rekening tabungan biasa dengan bunga 0,5% per tahun rasanya sudah tidak relevan lagi. Inflasi terus berjalan, sementara nilai uang di rekening nyaris tidak bergerak.
Nah, bank digital hadir sebagai solusi dengan tawaran bunga jauh lebih tinggi dibanding bank konvensional. Beberapa bahkan menawarkan bunga deposito hingga 9% per tahun.
Tapi dengan banyaknya pilihan, mana bank digital yang benar-benar memberikan return terbaik dan tetap aman? Artikel ini akan mengulasnya secara lengkap.
Kenapa Bunga Bank Digital Lebih Tinggi?
Sebelum memilih, penting memahami alasan bank digital bisa menawarkan bunga lebih kompetitif. Ini bukan trik marketing semata, melainkan efisiensi struktur bisnis.
Bank digital tidak memiliki kantor cabang fisik yang membutuhkan biaya operasional besar. Semua layanan dilakukan via aplikasi sehingga overhead cost jauh lebih rendah.
Berdasarkan penjelasan dari OJK, efisiensi ini memungkinkan bank digital mengalokasikan lebih banyak margin untuk nasabah dalam bentuk bunga simpanan tinggi atau bebas biaya admin.
Selain itu, bank digital juga sedang dalam fase akuisisi nasabah. Bunga tinggi menjadi strategi untuk menarik pengguna baru sebelum nantinya menyesuaikan dengan kondisi pasar.
Daftar Bank Digital dengan Bunga Tertinggi 2026
Berikut rekomendasi bank digital yang menawarkan imbal hasil kompetitif dan sudah terdaftar serta diawasi OJK:
1. SeaBank
Bank digital di bawah naungan Sea Group (induk Shopee) ini konsisten menawarkan bunga tabungan tertinggi di Indonesia. Per awal 2026, bunga tabungan SeaBank mencapai 6% per tahun.
Tidak ada minimum saldo dan bebas biaya admin bulanan. Setoran awal juga sangat terjangkau, hanya Rp10.000.
Dilansir dari Kontan.co.id, SeaBank mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga signifikan sepanjang 2025 berkat strategi bunga kompetitif ini.
2. Bank Jago
Salah satu pionir bank digital Indonesia dengan fitur “Kantong” yang memudahkan pengelolaan keuangan. Bunga tabungan reguler sekitar 4% per tahun, sementara produk deposito bisa mencapai 7%.
Bank Jago sudah terintegrasi dengan GoPay dan berbagai platform e-commerce. Fitur autodebet dan goal saving menjadi keunggulan untuk perencanaan keuangan.
3. Neobank (Bank Neo Commerce)
Bank digital yang sebelumnya bernama Bank Yudha Bhakti ini menawarkan bunga deposito hingga 8% per tahun untuk tenor tertentu. Bunga tabungan regulernya sekitar 3,5% per tahun.
Neobank memiliki fitur unik seperti tabungan valas dan integrasi dengan platform investasi saham.
4. Blu by BCA Digital
Anak usaha BCA ini menawarkan bunga tabungan hingga 4,5% per tahun melalui produk bluSaving. Keunggulannya terletak pada ekosistem BCA yang luas dan reputasi grup yang sudah established.
Fitur bluGether memungkinkan patungan bersama dengan bunga yang tetap kompetitif. Transfer ke sesama BCA dan Blu juga gratis unlimited.
5. LINE Bank (Bank KEB Hana Indonesia)
Bank digital hasil kolaborasi dengan LINE messenger ini menawarkan bunga tabungan sekitar 4% per tahun. Produk deposito berjangka memberikan bunga hingga 6,5%.
LINE Bank memiliki fitur cashback untuk transaksi tertentu dan integrasi dengan LINE Pay.
6. Superbank
Pendatang baru yang didukung oleh Emtek Group dan Grab. Superbank menawarkan bunga tabungan hingga 5% per tahun dengan program promosi tertentu.
Integrasi dengan ekosistem Grab menjadi nilai tambah untuk pengguna yang aktif menggunakan layanan ride-hailing tersebut.
7. Allo Bank
Bank digital milik CT Corp yang berafiliasi dengan Trans Corp dan Mega Group. Bunga tabungan sekitar 3,5% per tahun dengan berbagai promo cashback dari merchant afiliasi.
Keunggulan Allo Bank terletak pada jaringan merchant yang luas dari grup Trans Corp.
8. Motion Banking (Bank MNC)
Bank digital dari MNC Group yang menawarkan bunga deposito hingga 7,5% per tahun. Bunga tabungan reguler sekitar 3% per tahun.
Motion Banking terintegrasi dengan ekosistem MNC termasuk platform investasi dan asuransi.
Perbandingan Bunga Bank Digital 2026
| Bank Digital | Bunga Tabungan | Bunga Deposito | Min. Saldo | Biaya Admin |
|---|---|---|---|---|
| SeaBank | 6% p.a. | 7% p.a. | Rp0 | Gratis |
| Bank Jago | 4% p.a. | 7% p.a. | Rp0 | Gratis |
| Neobank | 3,5% p.a. | 8% p.a. | Rp0 | Gratis |
| Blu by BCA | 4,5% p.a. | 5,5% p.a. | Rp0 | Gratis |
| LINE Bank | 4% p.a. | 6,5% p.a. | Rp0 | Gratis |
| Superbank | 5% p.a. | 6% p.a. | Rp0 | Gratis |
| Allo Bank | 3,5% p.a. | 5% p.a. | Rp0 | Gratis |
| Motion Banking | 3% p.a. | 7,5% p.a. | Rp0 | Gratis |
Data bunga berdasarkan informasi per Februari 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan masing-masing bank.
Apakah Simpanan di Bank Digital Aman?
Pertanyaan ini wajar mengingat bank digital masih relatif baru. Kabar baiknya, semua bank digital yang disebutkan di atas sudah terdaftar dan diawasi OJK.
Artinya, simpanan nasabah dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan ketentuan:
- Maksimal penjaminan Rp2 miliar per nasabah per bank
- Suku bunga tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS
- Nasabah tidak melakukan tindakan yang merugikan bank
Berdasarkan data dari LPS per Januari 2026, tingkat bunga penjaminan untuk simpanan rupiah di bank umum adalah 4,25% untuk tabungan dan 6,25% untuk deposito.
Jadi perlu diperhatikan, jika bunga yang ditawarkan melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, ada risiko simpanan tidak dijamin sepenuhnya jika bank mengalami masalah.
Simulasi Keuntungan Simpanan Bank Digital
Untuk memberikan gambaran konkret, berikut perbandingan hasil investasi Rp100 juta selama satu tahun:
| Jenis Simpanan | Bunga p.a. | Bunga Kotor/Tahun | Pajak 20% | Bunga Bersih |
|---|---|---|---|---|
| Tabungan Konvensional | 0,5% | Rp500.000 | Rp100.000 | Rp400.000 |
| Tabungan SeaBank | 6% | Rp6.000.000 | Rp1.200.000 | Rp4.800.000 |
| Deposito Neobank | 8% | Rp8.000.000 | Rp1.600.000 | Rp6.400.000 |
Selisih bunga bersih antara tabungan konvensional dengan bank digital bisa mencapai 12x lipat. Angka yang cukup signifikan untuk simpanan jangka panjang.
Kelebihan dan Kekurangan Bank Digital
Sebelum memutuskan, pertimbangkan pro dan kontra menyimpan uang di bank digital:
Kelebihan:
- Bunga simpanan jauh lebih tinggi dari bank konvensional
- Bebas biaya admin bulanan
- Proses buka rekening cepat dan full online
- Transfer gratis ke berbagai bank (dengan kuota tertentu)
- Fitur pengelolaan keuangan yang lebih modern
- Integrasi dengan berbagai platform e-commerce dan fintech
Kekurangan:
- Tidak memiliki kantor cabang fisik untuk layanan tatap muka
- Setor tunai harus melalui merchant atau transfer dari bank lain
- Bunga tinggi berpotensi turun setelah masa promosi berakhir
- Beberapa fitur perbankan lengkap belum tersedia
- Ketergantungan penuh pada koneksi internet dan smartphone
Tips Memilih Bank Digital yang Tepat
Tidak semua orang cocok dengan bank digital yang sama. Berikut pertimbangan untuk memilih:
- Prioritaskan keamanan – Pastikan bank terdaftar OJK dan dijamin LPS
- Sesuaikan dengan kebutuhan – Pilih yang terintegrasi dengan platform yang sering digunakan
- Perhatikan bunga efektif – Hitung setelah dikurangi pajak 20%
- Cek syarat dan ketentuan – Beberapa bunga tinggi hanya berlaku untuk nominal atau periode tertentu
- Pertimbangkan kemudahan setor tunai – Jika sering bertransaksi tunai, cek merchant mana yang bisa digunakan
- Diversifikasi – Jangan taruh semua dana di satu bank untuk mengurangi risiko
Cara Membuka Rekening Bank Digital
Proses pembukaan rekening bank digital umumnya sama dan bisa dilakukan dalam hitungan menit:
- Download aplikasi bank digital di Play Store atau App Store
- Pilih menu “Buka Rekening” atau “Daftar”
- Siapkan e-KTP dan pastikan dalam kondisi baik
- Lakukan verifikasi wajah (liveness detection)
- Isi data pribadi sesuai KTP
- Tunggu proses verifikasi (biasanya 1×24 jam)
- Setelah disetujui, rekening siap digunakan
Pastikan menggunakan koneksi internet yang stabil saat proses verifikasi agar foto KTP dan wajah terekam dengan jelas.
Strategi Investasi dengan Bank Digital
Untuk memaksimalkan return dari simpanan di bank digital, berikut strategi yang bisa diterapkan:
- Laddering deposito – Bagi dana ke beberapa deposito dengan jatuh tempo berbeda untuk fleksibilitas
- Kombinasi tabungan dan deposito – Simpan dana darurat di tabungan bunga tinggi, sisanya di deposito
- Manfaatkan promo – Bank digital sering memberikan bunga spesial untuk nasabah baru atau periode tertentu
- Monitor tingkat bunga LPS – Pastikan bunga tidak melebihi batas penjaminan
Menurut perencana keuangan dari berbagai media finansial, alokasi ideal adalah maksimal 30% aset likuid di satu bank untuk diversifikasi risiko.
Kontak Layanan Bank Digital
Mengalami kendala dengan rekening bank digital? Berikut kontak customer service resmi:
- SeaBank: Live chat di aplikasi atau email [email protected]
- Bank Jago: Live chat 24/7 di aplikasi
- Neobank: Call center 1500-190 atau live chat aplikasi
- Blu by BCA: Halo BLU 1500-668 atau live chat
- LINE Bank: Live chat di aplikasi LINE Bank
- Superbank: Live chat di aplikasi
- Allo Bank: Call center 1500-139
- Motion Banking: Call center 1500-696
Untuk pengaduan terkait layanan perbankan yang tidak terselesaikan, bisa menghubungi OJK di 157 atau melalui kontak157.ojk.go.id.
Kesimpulan
Bank digital menjadi alternatif menarik untuk memaksimalkan return dari simpanan dengan tingkat keamanan yang terjamin OJK dan LPS. SeaBank dan Neobank saat ini menawarkan bunga tertinggi di kelasnya masing-masing.
Namun tetap perhatikan batas penjaminan LPS dan diversifikasi dana ke beberapa bank untuk mengelola risiko. Bunga tinggi yang ditawarkan saat ini juga berpotensi berubah mengikuti kondisi pasar.
Semoga informasi ini membantu menemukan bank digital yang sesuai dengan kebutuhan finansial. Terima kasih sudah membaca, semoga investasinya berkah dan cuan maksimal!
Sumber dan Referensi:
- OJK.go.id
- Kontan.co.id
- LPS.go.id
Disclaimer: Informasi bunga dalam artikel ini berdasarkan data per Februari 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan masing-masing bank. Bunga yang melebihi tingkat bunga penjaminan LPS berisiko tidak dijamin sepenuhnya. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Disarankan untuk selalu mengecek informasi terbaru langsung dari bank terkait sebelum membuka rekening.
FAQ Seputar Bank Digital Bunga Tertinggi 2026 untuk Investasi Aman dan Cuan Maksimal
Di tahun 2026, persaingan bank digital masih sangat kompetitif. Beberapa bank menawarkan suku bunga tabungan dan deposito mulai dari:
Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan bank konvensional yang rata-rata hanya memberikan bunga di bawah 2% untuk produk tabungan biasa.
Terjamin LPS Investasi Anda aman selama bank tersebut terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) serta merupakan peserta penjaminan LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).
Belum. Sesuai peraturan perpajakan di Indonesia, penghasilan bunga dari deposito dan tabungan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 20% untuk total saldo di atas Rp 7,5 Juta. Potongan ini biasanya dilakukan secara otomatis oleh sistem perbankan setiap bulan.
Jangan hanya melihat bunga tinggi, pertimbangkan juga hal berikut:
- Biaya Admin: Pilih yang gratis biaya bulanan dan biaya transfer (BI-FAST).
- Kemudahan UI/UX: Aplikasi harus stabil dan mudah digunakan untuk transaksi harian.
- Fitur Tambahan: Adanya fitur pengelola keuangan (pockets/kantong) dan kemudahan top-up e-wallet.
- Reputasi Induk Perusahaan: Memilih bank digital yang didukung oleh ekosistem besar biasanya lebih stabil.





