
Bank Indonesia kembali membuka layanan penukaran dan pemesanan uang baru edisi 2026 melalui platform digital pintar.bi.go.id. Layanan ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memesan atau menukar uang baru tanpa harus datang langsung ke bank. Khusus tahun ini, tiga bank besar, yaitu BRI, BNI, dan Mandiri, turut berpartisipasi dalam proses distribusi, memastikan akses yang lebih luas dan efisien.
Melalui pintar.bi.go.id, masyarakat bisa memesan uang baru secara online, memilih pecahan yang diinginkan, serta menentukan lokasi pengambilan di bank yang telah ditunjuk. Ini adalah langkah progresif dari BI untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin digital.
Cara Akses dan Gunakan pintar.bi.go.id
Platform pintar.bi.go.id dirancang untuk memudahkan proses pemesanan dan penukaran uang baru. Pengguna cukup mengakses situs tersebut, lalu mengikuti langkah-langkah yang tersedia. Sistemnya cukup intuitif, sehingga tidak membingungkan, bahkan bagi pengguna yang kurang familiar dengan teknologi.
Namun, sebelum masuk ke proses pemesanan, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Mulai dari data diri hingga pemilihan bank tempat pengambilan uang. Prosesnya tidak rumit, tapi tetap harus dilakukan dengan teliti agar tidak terjadi kendala saat pengambilan.
1. Buka Situs Resmi pintar.bi.go.id
Langkah pertama adalah mengakses situs resmi Bank Indonesia di alamat pintar.bi.go.id. Pastikan menggunakan browser yang stabil dan koneksi internet yang lancar agar tidak terjadi gangguan saat pengisian data.
Situs ini dirancang dengan antarmuka yang ramah pengguna. Navigasi utama ada di halaman depan, sehingga pengguna bisa langsung memilih menu pemesanan atau penukaran uang baru.
2. Pilih Jenis Layanan: Pesan atau Tukar
Setelah masuk ke situs, pengguna diminta memilih jenis layanan yang diinginkan. Ada dua opsi utama: memesan uang baru atau menukar uang lama dengan uang baru edisi 2026.
Pemesanan cocok untuk yang ingin mendapatkan uang baru sebagai koleksi atau untuk kebutuhan khusus. Sementara penukaran lebih ditujukan bagi yang memiliki uang lama dalam jumlah besar dan ingin menukarnya dengan pecahan yang sama.
3. Lengkapi Data Diri
Selanjutnya, pengguna harus mengisi formulir data diri. Informasi yang diminta meliputi NIK, nama lengkap, alamat, nomor telepon, dan email aktif. Data ini penting untuk verifikasi dan pengiriman notifikasi terkait status pesanan.
Pastikan semua data diisi dengan benar. Kesalahan dalam pengisian bisa menyebabkan kendala saat pengambilan uang di bank.
4. Pilih Bank dan Lokasi Pengambilan
Setelah data lengkap, langkah berikutnya adalah memilih bank tempat pengambilan uang. Untuk tahun ini, Bank Indonesia bekerja sama dengan BRI, BNI, dan Mandiri.
Pengguna bisa memilih lokasi cabang bank terdekat yang nyaman untuk diakses. Setiap bank menyediakan jadwal khusus untuk pengambilan uang baru, jadi pastikan untuk memilih sesuai ketersediaan waktu.
Bank yang Terlibat dalam Distribusi Uang Baru 2026
Keterlibatan BRI, BNI, dan Mandiri dalam distribusi uang baru edisi 2026 merupakan bagian dari strategi BI untuk memperluas jangkauan layanan. Ketiga bank ini memiliki jaringan cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, memudahkan masyarakat di berbagai wilayah untuk mengakses layanan ini.
BRI
Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi salah satu bank yang terlibat aktif dalam distribusi uang baru. BRI menyediakan layanan penukaran dan pengambilan uang baru di cabang-cabangnya yang tersebar di seluruh Indonesia.
| Layanan | Ketersediaan |
|---|---|
| Penukaran Uang | Tersedia di seluruh cabang aktif |
| Pemesanan Online | Melalui pintar.bi.go.id |
BNI
Bank Negara Indonesia (BNI) juga turut serta dalam program ini. BNI menyediakan layanan yang sama, baik secara online maupun offline, untuk memastikan masyarakat bisa mengakses uang baru dengan mudah.
Mandiri
Bank Mandiri, sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, juga menjadi mitra BI dalam distribusi uang baru. Dengan jaringan yang luas, Mandiri memastikan layanan ini bisa diakses oleh masyarakat di berbagai daerah.
Syarat dan Ketentuan Pemesanan Uang Baru
Sebelum memesan atau menukar uang baru, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Syarat ini berlaku untuk semua peserta, baik yang memesan melalui pintar.bi.go.id maupun yang datang langsung ke bank.
1. Warga Negara Indonesia
Peserta harus merupakan warga negara Indonesia dengan KTP yang masih berlaku. Data KTP akan diverifikasi saat pengambilan uang.
2. Nomor Telepon dan Email Aktif
Nomor telepon dan email aktif diperlukan untuk menerima notifikasi terkait status pesanan. Pastikan data ini selalu bisa diakses.
3. Membawa Dokumen Identitas Saat Pengambilan
Saat pengambilan uang baru di bank, peserta wajib membawa dokumen identitas asli, yaitu KTP. Tanpa dokumen ini, pengambilan tidak bisa dilakukan.
Jadwal Penukaran dan Pengambilan Uang Baru
Bank Indonesia telah menetapkan jadwal resmi untuk penukaran dan pengambilan uang baru edisi 2026. Jadwal ini berlaku di seluruh bank yang terlibat, termasuk BRI, BNI, dan Mandiri.
| Kegiatan | Tanggal |
|---|---|
| Pembukaan Pemesanan Online | 1 April 2026 |
| Periode Penukaran | 10 April 2026 – 30 Juni 2026 |
| Pengambilan Uang Baru | 15 April 2026 – 31 Juli 2026 |
Jadwal ini bisa berubah tergantung situasi dan kondisi. Disarankan untuk selalu memeriksa informasi terbaru di situs resmi BI atau menghubungi bank terkait.
Tips Menghindari Penipuan Saat Pesan Uang Baru
Karena proses pemesanan dilakukan secara online, risiko penipuan bisa saja terjadi. Ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk memastikan keamanan data dan transaksi.
Gunakan Situs Resmi
Pastikan hanya mengakses situs resmi pintar.bi.go.id. Jangan percaya pada situs palsu atau pihak ketiga yang mengaku bisa memesan uang baru.
Jangan Berikan Data Pribadi Sembarangan
Hindari memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal. Semua data yang diminta hanya akan digunakan oleh BI dan bank terkait.
Periksa Notifikasi Resmi
Notifikasi terkait status pesanan hanya akan dikirim melalui email atau SMS resmi. Jika menerima pesan mencurigakan, segera laporkan ke BI atau bank terkait.
Pecahan Uang Baru yang Tersedia
Uang baru edisi 2026 tersedia dalam berbagai pecahan, baik koin maupun uang kertas. Setiap pecahan memiliki desain yang unik dan khas, mencerminkan budaya dan sejarah Indonesia.
Uang Kertas
Uang kertas yang tersedia meliputi pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, dan Rp5.000. Setiap lembar uang memiliki fitur keamanan yang ditingkatkan untuk mencegah pemalsuan.
Koin
Koin yang tersedia terdiri dari pecahan Rp1.000, Rp500, dan Rp200. Desainnya juga mengusung tema budaya dan alam Indonesia.
Keuntungan Menggunakan Layanan Online
Menggunakan layanan online melalui pintar.bi.go.id memberikan banyak keuntungan. Salah satunya adalah kenyamanan. Pengguna bisa memesan kapan saja dan dari mana saja, tanpa harus datang langsung ke bank.
Selain itu, sistem online juga memungkinkan pengguna untuk memilih lokasi pengambilan yang paling dekat. Ini menghemat waktu dan tenaga, terutama bagi yang tinggal di kota besar dengan kemacetan lalu lintas.
Disclaimer
Informasi yang disajikan dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu. Jadwal, syarat, dan ketentuan pemesanan uang baru bisa disesuaikan oleh Bank Indonesia sesuai dengan kebijakan terkini. Disarankan untuk selalu memeriksa situs resmi BI atau menghubungi bank terkait untuk informasi yang akurat dan terbaru.
Pastikan semua transaksi dilakukan melalui saluran resmi. Hindari pihak ketiga yang menawarkan layanan pemesanan uang baru dengan biaya tambahan. BI tidak pernah memungut biaya apapun dalam proses pemesanan atau penukaran uang baru.
Dengan mengikuti panduan yang telah disediakan, proses pemesanan dan penukaran uang baru edisi 2026 bisa berjalan dengan lancar. Jangan ragu untuk memanfaatkan layanan digital ini sebagai bagian dari kemajuan teknologi yang semakin memudahkan kehidupan sehari-hari.





