
Barcelona harus mengakhiri perjalanan mereka di Copa del Rey 2025-2026 lebih awal dari yang diharapkan. Meski menang 3-0 di leg kedua semifinal melawan Atletico Madrid di Camp Nou, hasil itu tak cukup untuk membalikkan keunggulan empat gol yang sudah dicatat lawan di leg pertama. Total agregat pun berakhir 3-4, dan tiket final justru dikantongi Atletico Madrid.
Kekalahan ini bukan hanya soal skor. Ada nuansa emosional yang terasa di Camp Nou, terutama dari Presiden Joan Laporta. Ia memberikan apresiasi penuh kepada skuad yang telah bertarung habis-habisan, tapi tak bisa menyembunyikan kekecewaan terhadap suasana stadion yang terasa sepi. Tribun utara yang masih kosong karena izin belum lengkap jadi sorotan.
Apresiasi untuk Perjuangan yang Tak Berhasil
Joan Laporta tak menyembunyikan rasa bangganya terhadap apa yang ditunjukkan Barcelona di semifinal. Meski gagal lolos, ia tetap melihat sisi positif dari performa tim dan semangat para pemain.
“Saya sangat berterima kasih kepada para pemain, mereka memberikan penampilan yang luar biasa dan memberikan segalanya,” kata Laporta. Menurutnya, tim telah tampil dengan penuh dedikasi dan memberikan perlawanan yang keras di leg kedua.
Laporta juga menyebut bahwa kekalahan ini tak mengurangi kebanggaan terhadap apa yang telah dicapai skuad. Ia menilai atmosfer di stadion tetap memberikan dukungan, meski tak sepadat yang diharapkan.
1. Soroti Gol yang Dianulir di Leg Pertama
Salah satu momen yang jadi sorotan adalah pembatalan gol Pau Cubarsi di leg pertama. Menurut Laporta, jika gol itu tetap dihitung, hasil agregat mungkin bisa berbeda.
“Jika saja gol Cubarsi di leg pertama tidak dianulir, kami bisa lolos,” ucapnya. Gol tersebut batal karena VAR menilai posisi offside dengan margin yang sangat tipis.
2. Soroti Atmosfer Stadion yang Kurang Padat
Laporta juga menyoroti kondisi stadion saat leg kedua. Ia menilai bahwa tribun utara yang kosong memengaruhi semangat tim dan atmosfer pertandingan secara keseluruhan.
“Tidak adanya tribun utara yang terbuka telah merugikan kami,” ucap Laporta. Menurutnya, jika tribun itu penuh, suasana bisa jadi lebih mendukung dan memberikan dorongan ekstra bagi pemain.
3. Soroti Kebijakan Dewan Kota Barcelona
Penolakan dari Dewan Kota Barcelona terhadap tambahan kapasitas penonton jadi faktor utama. Tribun utara yang direnovasi belum mendapat izin penuh, sehingga kapasitas stadion masih terbatas.
Laporta menilai kebijakan ini memengaruhi performa tim secara langsung. “Seandainya tribun utara penuh, kami mungkin bisa mencetak lebih banyak gol,” tambahnya.
Atletico Madrid Melaju ke Final
Atletico Madrid kini resmi melaju ke final Copa del Rey setelah menyingkirkan Barcelona. Tim asuhan Diego Simeone akan menghadapi lawan yang sudah dipastikan sehari sebelumnya.
1. Jalannya Pertandingan Leg Kedua
Di leg kedua, Barcelona tampil menekan dan berhasil mencetak tiga gol. Namun, keunggulan 0-4 di leg pertama membuat kekalahan agregat tak bisa dihindarkan.
Meski demikian, performa Barcelona di leg kedua tetap mendapat apresiasi dari pelatih dan manajemen klub. Laporta menyebut bahwa tim telah tampil luar biasa dan layak mendapat pujian.
2. Lawan di Final: Real Sociedad
Atletico Madrid akan menghadapi Real Sociedad di final. Klub asal Basque ini lolos setelah menang tipis 1-0 atas Athletic Bilbao di leg kedua semifinal.
| Pertandingan | Leg Pertama | Leg Kedua | Total Agregat |
|---|---|---|---|
| Barcelona vs Atletico Madrid | 0-4 | 3-0 | 3-4 |
| Athletic Bilbao vs Real Sociedad | 0-0 | 0-1 (penalti) | 0-1 |
3. Jadwal Final Copa del Rey 2026
Final Copa del Rey 2025-2026 akan digelar di Stadion La Cartuja, Sevilla. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada 18 April 2026.
| Tim | Asal | Status Lolos |
|---|---|---|
| Atletico Madrid | Madrid | Juara Semifinal |
| Real Sociedad | San Sebastian | Juara Semifinal |
Penyebab Kegagalan Barcelona di Copa del Rey
Kegagalan Barcelona di Copa del Rey kali ini bukan tanpa alasan. Ada beberapa faktor yang turut memengaruhi hasil akhir.
1. Kekalahan Telak di Leg Pertama
Kekalahan 0-4 di kandang Atletico Madrid jadi beban besar. Meski menang 3-0 di leg kedua, Barcelona gagal membalikkan keadaan karena selisih gol yang terlalu besar.
2. Gol yang Dianulir Jadi Penentu
Gol Pau Cubarsi yang batal karena offside tipis jadi momen krusial. Jika gol itu tetap dihitung, skor agregat bisa saja berbeda dan memberi peluang lebih besar bagi Barcelona.
3. Atmosfer Stadion yang Kurang Mendukung
Tribun utara Camp Nou yang masih kosong memengaruhi semangat tim. Laporta menyebut bahwa kehadiran penuh para suporter bisa memberikan dorongan ekstra saat pertandingan berlangsung.
Dampak Kegagalan Barcelona di Copa del Rey
Kegagalan Barcelona di Copa del Rey kali ini bukan hanya soal prestasi. Ada beberapa dampak yang dirasakan klub dan suporter.
1. Tekanan pada Manajemen Klub
Kekalahan ini menambah tekanan pada manajemen klub, terutama terkait rencana renovasi stadion. Penolakan dari Dewan Kota Barcelona jadi sorotan karena dianggap memengaruhi performa tim.
2. Harapan pada Musim Depan
Meski gagal di Copa del Rey, Barcelona tetap punya peluang di kompetisi lain. Laporta menyebut bahwa klub akan terus berusaha memperbaiki performa dan membangun tim yang lebih kuat.
3. Dukungan dari Suporter
Laporta menyebut bahwa dukungan dari suporter tetap terasa, meski tak sepadat yang diharapkan. Ia menilai bahwa kehadiran para penggemar tetap jadi elemen penting dalam performa tim.
Atletico Madrid Siap Hadapi Final
Atletico Madrid kini fokus pada final Copa del Rey. Tim asuhan Diego Simeone akan menghadapi Real Sociedad yang juga lolos lewat jalur dramatis.
1. Performa Atletico Madrid di Semifinal
Atletico Madrid tampil sangat baik di leg pertama dengan kemenangan 4-0. Meski kalah 0-3 di leg kedua, mereka tetap lolos berkat keunggulan agregat.
2. Persiapan Menuju Final
Tim asal Madrid ini kini fokus mempersiapkan diri menghadapi Real Sociedad. Diego Simeone menyebut bahwa tim akan terus bekerja keras demi meraih gelar.
3. Target Juara Copa del Rey
Atletico Madrid punya target untuk meraih gelar Copa del Rey musim ini. Klub ini belum pernah juara sejak 2013 dan berharap bisa mengakhiri puasa trofi.
Real Sociedad, Lawan Berat di Final
Real Sociedad lolos ke final setelah menang 1-0 atas Athletic Bilbao di leg kedua. Kemenangan ini memastikan tiket final untuk pertama kalinya sejak 2020.
1. Jalannya Pertandingan Semifinal
Real Sociedad dan Athletic Bilbao bermain imbang 0-0 di leg pertama. Di leg kedua, Mikel Oyarzabal mencetak gol lewat penalti untuk memastikan kemenangan 1-0.
2. Target Juara Copa del Rey
Real Sociedad punya target untuk meraih gelar Copa del Rey. Klub ini belum pernah juara sejak 1987 dan berharap bisa mengakhiri puasa trofi.
3. Persiapan Menuju Final
Tim asal Basque ini kini fokus mempersiapkan diri menghadapi Atletico Madrid. Pelatih klub menyebut bahwa tim akan terus bekerja keras demi meraih gelar.
Penutup
Kekalahan Barcelona dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey 2025-2026 jadi pengingat bahwa sepak bola tak pernah mudah. Meski gagal lolos, perjuangan skuad tetap mendapat apresiasi dari manajemen dan suporter.
Laporta menyebut bahwa klub akan terus berusaha memperbaiki performa dan membangun tim yang lebih kuat. Sementara itu, Atletico Madrid dan Real Sociedad akan bersaing di final yang dijadwalkan berlangsung pada 18 April 2026.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini berdasarkan data dan pernyataan resmi hingga 4 Maret 2026. Jadwal, hasil, dan kebijakan terkait bisa berubah sewaktu-waktu.





