Sholat tarawih jadi bagian penting dari di bulan Ramadhan. Tak hanya sebagai sunnah yang dianjurkan, tarawih juga jadi sarana untuk mendekatkan diri pada , sekaligus menghidupkan malam-malam suci dengan khusyuk dan kekhidmatan. Banyak yang memilih menjalankan tarawih di rumah, baik sendiri maupun bersama keluarga. Salah satu metode yang populer adalah sholat tarawih 4 rakaat, diulang dua kali, lalu ditutup dengan witir 3 rakaat. ini dikenal dengan istilah 4-4-3.

Model tarawih ini memang lebih praktis dan tidak terlalu memakan waktu lama, tapi tetap memiliki nilai ibadah yang tinggi. Bagi yang ingin melaksanakannya secara mandiri, memahami niat dan tata cara pelaksanaannya sangat penting agar ibadah berjalan sesuai tuntunan syariat. Di artikel ini, kita akan bahas secara rinci 4 rakaat, urutan pelaksanaannya, hingga panduan sholat witir penutupnya.

Dasar Pelaksanaan Sholat Tarawih 4 Rakaat Sekali Salam

Pelaksanaan tarawih dengan formasi 4 rakaat satu salam bukan hal yang baru. Dalam beberapa riwayat, Nabi SAW pernah melaksanakan sholat malam dengan jumlah rakaat yang bervariasi, termasuk 8 rakaat yang dilakukan secara berkelompok. Namun, yang menjadi dasar utama dari pelaksanaan tarawih 4 rakaat satu salam adalah kemudahan dan penyesuaian dengan kondisi umat.

Baca Juga:  Cara Bayar BPJS Kesehatan Lewat Mobile Banking Mandiri 2026

Model ini juga memungkinkan seseorang untuk tetap menjaga konsentrasi tanpa harus terlalu sering duduk tasyahud. Dengan begitu, kekhusyukan bisa lebih terjaga, terutama bagi mereka yang melaksanakannya di rumah secara pribadi.

Niat Sholat Tarawih 4 Rakaat dan Witir 3 Rakaat

Sebelum memulai ibadah, niat menjadi hal yang wajib. Niat sholat tarawih dan witir harus jelas di hati, meskipun tidak wajib diucapkan. Namun, untuk mempermudah, banyak yang tetap membaca niat secara sebagai pengingat dan penguat tekad.

1. Niat Sholat Tarawih 4 Rakaat

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ َارْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarawihi arba‘a raka‘aatin lillaahi ta‘aalaa.

Artinya: “Saya berniat shalat sunnah tarawih empat rakaat karena Allah Ta‘ala.”

Niat ini dibaca sebelum memulai sholat tarawih. Karena dilakukan dua kali 4 rakaat, maka niat ini akan dibaca dua kali juga, masing-masing sebelum memulai setiap rangkaian 4 rakaat.

2. Niat Sholat Witir 3 Rakaat

اُصَلِّى سُنَّةَ الوِتْرِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal witri tsalatsa raka’atin lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya berniat shalat sunnah witir tiga rakaat karena Allah Ta’ala.”

Niat ini dibaca sebelum memulai sholat witir sebagai penutup dari rangkaian tarawih.

Tata Cara Sholat Tarawih 4 Rakaat Sekali Salam

Setelah niat diucapkan, langkah selanjutnya adalah menjalankan sholat tarawih sesuai dengan tata cara yang benar. Meskipun terdengar sederhana, tetap ada aturan yang perlu diperhatikan agar ibadah berjalan dengan baik dan sah.

1. Takbiratul Ihram

Mulailah dengan berdiri tegak, angkat tangan hingga sejajar dengan telinga, lalu ucapkan takbir. Ini sebagai tanda masuknya waktu sholat.

2. Membaca Doa Iftitah dan Surat Al-Fatihah

Setelah takbir, baca doa iftitah, lalu lanjutkan dengan Surat Al-Fatihah. Setelah itu, tambahkan satu surat pendek dari Al-Qur’an.

Baca Juga:  Waktu Imsak dan Jadwal Salat Jakarta Hari Ini, Rabu 4 Maret 2026!

3. Rukuk dan Sujud

Lakukan rukuk dengan tenang, lalu berdiri kembali. Setelah itu, lakukan sujud dua kali dengan penuh khusyuk.

4. Lanjut ke Rakaat Kedua

Bangkit ke rakaat kedua tanpa duduk tasyahud. Ulangi langkah-langkah sebelumnya seperti membaca Al-Fatihah dan surat pendek.

5. Rakaat Ketiga dan Keempat

Lanjutkan ke rakaat ketiga dan keempat tanpa tasyahud di tengah. Ini adalah ciri khas dari pelaksanaan tarawih 4 rakaat satu salam.

6. Duduk Tasyahud Akhir

Setelah rakaat keempat selesai, barulah duduk untuk tasyahud akhir. Baca tasyahud dan salam ke kanan dan kiri.

Setelah menyelesaikan 4 rakaat pertama, ulangi proses yang sama untuk 4 rakaat kedua. Totalnya akan menjadi 8 rakaat tarawih.

Panduan Sholat Witir 3 Rakaat sebagai Penutup

Setelah menyelesaikan 8 rakaat tarawih, kini saatnya melanjutkan dengan sholat witir 3 rakaat. Sholat witir ini wajib dilakukan sebagai penutup dari ibadah tarawih.

1. Rakaat Pertama

Mulailah dengan takbir, baca Al-Fatihah, dan tambahkan satu surat pendek seperti Surat Al-A’la atau surat lainnya yang mudah dihafal.

2. Rakaat Kedua

Lanjutkan ke rakaat kedua, baca Al-Fatihah dan Surat Al-Kafirun. Setelah sujud kedua, langsung berdiri menuju rakaat ketiga tanpa duduk tasyahud.

3. Rakaat Ketiga

Di rakaat ketiga, baca Al-Fatihah dan tiga surat terakhir dari Al-Qur’an: Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.

4. Tasyahud Akhir dan Salam

Setelah selesai, duduk untuk tasyahud akhir, lalu salam ke kanan dan kiri.

Manfaat dan Keutamaan Sholat Tarawih

Melaksanakan sholat tarawih bukan sekadar kewajiban atau tradisi tahunan. Ibadah ini memiliki banyak manfaat, baik secara spiritual maupun fisik.

1. Mendapat Pahala dan Pengampunan

Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang melaksanakan tarawih dengan iman dan harapan mendapat pahala, maka dosa-dosanya akan diampuni. Ini adalah janji langsung dari .

Baca Juga:  Panduan Lengkap Jadwal dan Tahapan Seleksi Koperasi Merah Putih 2026 yang Wajib Anda Tahu!

2. Menghidupkan Malam Ramadhan

Sholat tarawih menjadi salah satu cara untuk menghidupkan malam Ramadhan. Malam-malam ini penuh berkah dan menjadi waktu yang tepat untuk berdzikir serta mendekatkan diri pada Allah.

3. Menjaga Kesehatan Jasmani dan Rohani

Gerakan sholat yang teratur membantu tubuh tetap aktif dan rileks. Selain itu, khusyuk dalam sholat juga bisa membantu mengurangi stres dan memberikan ketenangan batin.

Perbandingan Model Tarawih yang Umum

Berikut adalah antara beberapa model tarawih yang umum dilakukan di berbagai daerah:

Model Tarawih Jumlah Rakaat Cara Pelaksanaan Kelebihan
4-4-3 11 rakaat 4 rakaat x 2 + 3 rakaat witir Praktis, khusyuk, cocok untuk rumah
2-2-2-2-3 11 rakaat 2 rakaat x 4 + 3 rakaat witir Tradisional, banyak digunakan di masjid
8 + 3 11 rakaat 8 rakaat tarawih + 3 rakaat witir Sederhana, mudah diikuti

Tips Melaksanakan Tarawih di Rumah

Melaksanakan tarawih di rumah bisa jadi pilihan yang sangat baik, terutama bagi mereka yang tidak bisa mengikuti di masjid karena alasan tertentu. Namun, tetap ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar ibadah tetap maksimal.

1. Siapkan Waktu yang Tenang

Pilih waktu yang tenang dan minim gangguan. Malam biasanya lebih kondusif untuk menjalankan ibadah ini.

2. Gunakan Pakaian yang Layak

Meskipun di rumah, tetap gunakan pakaian yang layak dan sopan saat melaksanakan sholat.

3. Gunakan Al-Qur’an atau Aplikasi Digital

Jika belum hafal surat-surat pendek, gunakan Al-Qur’an fisik atau aplikasi digital sebagai panduan.

4. Tetap Konsisten

Konsistensi adalah kunci utama. Meskipun tidak bisa melaksanakan tarawih setiap malam, usahakan tetap menjaga rutinitas sebisa mungkin.

Kesimpulan

Sholat tarawih 4 rakaat dua kali ditambah witir 3 rakaat adalah salah satu model ibadah yang sah dan banyak dianjurkan. Ibadah ini tidak hanya memenuhi kewajiban sunnah, tapi juga memberikan banyak manfaat spiritual dan fisik. Dengan memahami niat, tata cara, dan , pelaksanaan tarawih bisa menjadi lebih maksimal dan bermakna.

Bagi yang menjalankan ibadah ini di rumah, penting untuk tetap menjaga kualitas kekhusyukan dan konsistensi. Semakin baik kualitas ibadah, semakin besar pula pahala yang akan diraih.


Disclaimer: Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan referensi syariat dan praktik umum yang berlaku. Jumlah rakaat dan tata cara pelaksanaan bisa berbeda tergantung mazhab atau kebiasaan lokal. Data dan informasi bisa berubah seiring perkembangan waktu dan penafsiran yang berlaku.